Selasa, 15 Juni 2010

Sick.

What happen with me?


Oh My God... I am so sorry.


tidak seperti biasanya, hari ini saya merasa ingin meminta maaf kepada semua orang yang pernah saya temui. Tp entah mengapa...


Maaf buat mama, papa, mas albab, temen2 2007: eki, mb dian, anita, farah, dewi, gilang, ryan, popaey, dinul, fahri, mbahmo, gebe, beler, inguk, kribo... Semuanya!

Saya sangat minta maaf juga buat adik2 2008 yang sering saya repotin: mikk, eko, kidun, ayu, vada, dian, ifon, gethuk, pak temon... semuanya!


Buat mas avel, kang adi, mas adi, ando, arul, pepi, imat, mb naru, mb ana... semuanya!


Ratna, uwie, dewe, ulie. Emh, tyo dan keluarga. Buat pavel..

Buat temen2 smp dan sma yang sangat banyak banget, maaf....


Ergy, zia, aci, a'anggi, adi, ulwan, anjar, reno, tyo dan keluarga, albab dan yang merasa pernah saya sakiti, saya acuhkan.

Sahabat-sahabatku: tina, Tb, diezta, ara, iil, icud, qie, badar, bunga, mpo, ioth, ulan, ve...


Buat guru2ku, all of you will always on top of my pray! Thanks a lot... Tanpa kalian saya tidak bisa jadi diri saya yang sekarang.

Senin, 14 Juni 2010

Mimpi itu di sabotase oleh Novandi !!!!


Malam ini adalah rabu malam tepat pukul 21.50 WIB, dan saya tidak bisa tidur. Malam ini saya tidak cukup lelah untuk tidur, dan sebagai gantinya, saya harus melelahkan diri saya sendiri untuk kemudian tidur.

Malam ini, 10 menit saya pakai untuk memberi dan menanyakan kabar (beberapa) sahabat-sahabat terbaik saya mulai dr mamah, papah, tina, mpo, bunga, popaey dan mas albab…
Setelah itu saya beranjak ke teman terbaikku dalam berpetualang di dunia nyata: my pressario v 3700! The black hole… (Begitulah saya menyebutnya, leptop terbaik yg pernah menemaniku kehujanan, jatoh di lapangan, jatoh naik motor, jatoh turun tangga, dan jatoh-jatoh lainnya yang pd akhirnya berakhir patah dibagian sayap kanannya. Owh… Tapi, dia masi kuat saya ajak begadang kebut laporan yg kejar ut tayang dan masih bisa memfasilitasi kebutuhan batiniahku untuk nonton 10 – 15 film seminggu.) AHA!

Saya agak ingin bercerita ttg beberapa hari ini, mengapa sulit sekali untuk memejamkan mata. Mungkin alas an yang paling masuk akal (bagi cewek yang akalnya udah tinggal selapis tipis kain sutra) adalah mungkin saya gelisah dan terlalu lelah untuk merunut kegelisahan saya itu menjadi lurus2 kembali seperti sedia kala. Iya, rambut saya makin panjang, dan semakin panjang rambut saya ini, ngurusnya makin ribet. Sama aja seperti semakin tinggi seseorang ditempatkan pada posisi tertentu, maka list masalah yang akan dia hadapi semakin panjang. Bersyukurlah karena Allah Maha Mahaadil… di saat banyaknya yang harus saya hadapi dan selesaikan, kemudahan itu mengikuti seiring dengan usaha dan niat baik yang saya tanam. Alhamdulillah….
Jadi kemarin sempet beberapa dr sahabat saya meragukan kapabilitas saya, seseorang yang tidak tahu apa2 ttg saya juga, bahkan saya sendiri sempat ragu apa saya bisa mengemban amanah ini. Tapi, kepercayaan mereka(yg lain) more than everything! Jadi siapa bilang orang semakin sibuk semakin rudet? Sekarang saya bisa bilang kalau: Anda yg berpikir demikian, maka anda adalah org yg BODOH! Karena tidak pernah yakin dengan kemampuan orang adalah pembunuhan karakter. Dan itu adalah perbuatan yang paling keji!
Oke, malah jadi berantakan.

Oya, jadi kemaren kamis, jumat, sabtu dan minggu adalah hari2 amazing di undip. (Gue rasa.) Karena dalam 4 hari itu saya ditunjukkan dg sejarah2 dan orang2 yang membuat sejarah (seperti saya!) Mengagumkan. Hanya itu yang bisa saya simpulkan dari mulai FLH (Forum lingkar-ketua-himpunan), Debat terbuka calon rektor Undip, Semnas Pengembangan Ekonomi Pesisir FE Undip (yg ketua BEMnya adalah cowok ganteng temen SMAku tersayang: Rahmat Widi) disusul dengan Musy.Mhsw.Undip… (Yg sayang sekali saya hanya bisa mengikuti hanya sebelum acara berlangsung karena saya MALAS dateng. hehehehehe) Well, is not about I am attending those event. But, it’s more than attending! Because it happened only once in four years (Special for the debate) …

Let us not talking about my activity bellow… Kasian yang baca kagak ngarti itu acara2 apaan! Huaahahaha

Oyah, beberapa hari yang lalu saya bermimpi saya dilamar oleh seseorang gila yang merupakan teman seperjuangan dalam kegilaan, dan menuntut ilmu (kegilaan): Novandi Kusuma, yang merupakan teman gila nomor 1 di undip! How crap…

Imagine that it will really possible?

Masak gue harus berhadapan dengan muka(cukup) tampan yang(sangat) menggoda hati untuk mencerca setiap kali gue ketemu inih orang?! Apalagi harus serumah dan seranjang dan OH OH OH gue gakbisa ngebayangin itu. (Walaupun ingin…) Terlepas dr semua wise, ketampanan, dan kecerdasan elo yang tingkat tinggi itu… OH My God?

Yasudahlah hanya mimpi…

Ini track lagu yang saya dengarkan ternyata: (Makanya saya jadi berapi-api)



  1. Love hurts, Incubus



  2. Suffocating under words of sorrow, Bullet f MV



  3. Tears don’t fall, Bullet f MV



  4. Hearts burning into fire, Bullet f MV



  5. Disappear, Bullet f MV



  6. End of days, Bullet f MV



  7. Afterlife, ASV



  8. Broongton Cocktail, ASV
Dah ah. Try to sleep again…

She's a beautiful disaster... Is'nt she?


With u. It’s an-every single day-morning champagne, and I hold that… la la la la It’s a morning morning morning… Champagne!

Beberapa bait lagu yang paling saya suka dari episode-pisode serdadu hujan. Ini adalah judul bab dimana saya seharusnya menceritakan kegilaan saya akan pagi. Tapi sekarang hampir pagi, dan sepertinya saya akan bercerita tentang bab lain dalam serdadu hujan: Beautiful Disaster.

Beautiful disaster ini bisa diartikan banyak. Ada yang mengatakan pada saya (saat mem-publish episode ini di situs penulisindonesia.com) bahwa Beautiful disaster ini seperti wanita=perempuan=kecantikan dan keindahan yang membawa bencana… Bisa juga! Dengan senang hati saya akan meng’iya’kan bahwa benar pendapat anda yang mengatakan adalah wanita, di dunia ini yang membuat sebagian besar ‘disaster’ atau dalam kasus yang khusus bisa jadi sebagai beautiful disaster.

Untuk kategori ini saya rasa banyak di antara kaum lelaki yang setuju, contoh kasus yang terkenal dan sangat tidak asing: Hitler, yang mati jatuh hati pd perempuan saudaranya sendiri; kerajaan Majapahit, yang karena Diah Pitaloka, Hayam Wuruk dan patih Gajah Mada bersitegang; dan untuk the beautiful disaster saya sepertinya akan mengambil contoh kasus dari si Cleopatra yang cantik jelita pemeimpin kerajaan yang menaklukkan roma kemudian Yunani oleh keahliannya memikat lelaki (mohon koreksi)… Atau dalam skala waktu Holosen ini, misalnya bermain api dengan cewek orang dan akhirnya mendapatkannya, at least, menurut studi yang saya lakukan ke beberapa teman2 pria, mereka semua menganggap bahwa itu adalah sebuah kemenangan yang berarti beautiful, dan sekaligus bencana dalam kata disaster karena mereka bisa saja mendapat uang kembalian: si cewek akhirnya melepaskan ikatan dengan pacarnya yang lama untuk bersama dengan si pria temen gue ini, dan bukan nggak mungkin si cewek melakukan hal yang sama untuk pria lain yang menurut si cewek ‘lebih bikin gue nyaman’ dibanding pria temen gue ini sebagai kedok, padahal prioritasnya adalah: dia lebih bla bla bla. Dan kemungkinan ada yang ‘lebih bla bla bla’ dr pria temen gue ini adalah masih banyak!

Film Jomblo:
“Neng, kalo abang terus2an nyari yang lebih baik, abang gak akan berhenti, neng!”

See? Bahkan film kocak macam itupun mampu membuat luluh para lelaki. (Masih menurut studi yang gue lakukan—Kyaknya gapenting bgt yak bikin reset ttg beginian.)

Memang gak ada rumus pasti akan semua pembicaraan ngawur yang baru saja gue utarakan (mendadak jadi gue – elo yak?!) Dan memang cinta tidak punya rumus yang pasti seperti relativitas pak Newton. In the other hands, cinta sendirilah yang merupakan relativitas. Relatif pada siapa, relatif pada tempatnya, relatif pada waktunya, relatif pada jaraknya dan sangat relatif pada siapa orangnya! Bisa pada gadis berusia 9 tahun, mahasiswa usia 22 tahun yang belum pernah pacaran, dan saya yang sudah (pernah merasa mempermainkan) pacar saya juga bisa. Dan itu memang tidak ada rumusnya, bahwa saya akan mendapatkan uang kembalian dari apa yang telah saya perbuat. Disengaja atau tidak.

Dan ini dia pokok permasalahan paling krusial yang kadang-kadang kita lupakan, bahwa setidaknya untuk menggerutu pun butuh energi. Sesaat setelah kamu mendapati dirimu bermasalah dengan seseorang, apakah kamu lantas judging bahwa dia, mereka, kamu bla bla? Dan kamu merasa ingin sekali dimengerti?
Saya sering sekali merasa ingin dimengerti, setelah itu? Saya hanya berharap dan saya tidak pernah merasa puas. Kuncinya cuma satu : Pengertian dan berkompromi dengan apapun....
Ketika kamu merasa ingin dimengerti maka kamu mengganti profilmu menjadi biasa saja dan lemah. (Hemmm...)

Jatuh cinta dan benci.

Sering banget saya bingung dengan apa yang sedang menimpa saya belakangan ini. Agak pendiem tapi jd lebih pemarah. Pengen balik jd periang lagi malah jd gak direspon sm orang2… malem2 belakangan susah tidur, dan bawaannya pengen smsin org2 ttg keadaanku, perasaanku dan pikiranku yang entah… hilang!
Bahwa kemudia saya tersadar: Siapa yg akan sy sms? (Tina lg? Mpo dan bunga lg? Albab lg?) Oh please…
Saya baru sadar saya gak punya siapa2 disini. Saya tidak punya teman atau sahabat perempuan untuk bercerita bahwa saya sedang JATUH CINTA lagi.


Tentang serdaduhujan.

Dan malam ini adalah malam dimana saya merasakan keyakinan itu akan kembali dihadirkan oleh segenap hati. Hati-hati yang sedang berhati-hati untuk tidak kembali terjerumus pada permainan hati yang nantinya hanya akan menyakiti banyak hati.

Dalam hati saya, saya berpikir apakah mereka akan belajar dariku? Atau mereka hanya menjadikan(kasus)ku sebagai testimoni seperti milik Pak AA di meja hijau yang sama sekali dilupakan karena tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Maka sekali lagi tidak ada rumus yang pasti dan memastikan bahwa setiap peristiwa dalam hidup oranglain harus dijadikan data pendamping dalam pengambilan keputusan dan advice.
Dengan ini, jika saja bumi tidak memiliki pendamping setianya yaitu bulan yang siap mengitarinya setiap milisekon dan milimikron pergerakannya, saya rasa manusia tidak akan pernah menghargai keputusannya sendiri. Bahwa mengingkari perasaan pikir dan pikiran hatinya adalah wajar. Padahal, jika saat itu, sepersepuluh milisekon saja bulan berhenti mendampingi bumi dalam rotasi dan revolusinya, maka tidak akan ada CINTA di muka bumi. Matilah semua perasaan dan pikiran di bumi karena sebuah pengkhianatan yang(sepertinya) hanya sepele.

Serdadu hujan itu…
Menghantam! Tidak ringkih sedikitpun meski hanya butiran-butiran.

Serdadu hujan itu… sebenarnya adalah teman dari para tentara malam: pasukan bintang!

Iya, mereka adalah teman hidup yang paling setia di jagad raya. Tidak seperti langit dan bumi atau bumi dengan bulan.

Mereka adalah pasangan yang diciptakan Tuhan untuk manusia-manusia yang saling mencintai, walaupun sebenarnya mereka tidak pernah saling memiliki seperti bumi dengan bulan…

Jika kamu melihat pasukan bintang, kamu tidak akan mendapati serdadu hujan di hari yang sama. Mengapa?

Mereka akan saling meniadakan jika bertemu.

Dan karena itulah, cukup bagi mereka untuk saling mencintai dengan menerima takdir masing-masing…

Bukti dari itu semua adalah keindahan yang tercecer di bumi, seperti twilight dan corona yang merupakan berkas2 cahaya pasukan bintang karena pembiasan oleh serdadu-serdadu hujan…
Dengan begitu, semua orang tidak pernah tahu bahwa mereka adalah pasangan yang paling menakjubkan yang diciptakan Tuhan. Mereka adalah semua yang paling sering kita lupakan takdirnya…

If I cannot reach you now, I wish you could, anytime you could…
I heart you friends, from yesterday.
And I hopefully you read this!

(From the 2nd part of beautiful disaster dari serial serdadu hujan karya HFP.)

Rabu, 09 Juni 2010

National Geographic Indonesia



Inilah beberapa alasan saya menjadi langganan National Geographic Indonesia dan sebagai (InsyaAllah) NGI'hunter...
Walau harus menyisihkan 50% uang jajan untuk ini-itu yang mendukung "hobby baru"ku selain menulis di blog dan penulisindonesia.com saya HARI INI, KEMARIN, dan SETERUSNYA tergila-gila dengan fotografi....

Berharap 4 bulan ke depan alpha (a) 450 sudah ada di tanganku. Amiin....


Chek this:
http://www.fotokita.net/

Geologi Pulau Bangka.

Sedang menyusun materi tentang pulau bangka dan genesanyaa....


Ada yang mau menyumbang materi?

Segera setelah saya dapat akan saya lsg share di http://penulisindonesia.com/serdaduhujan

Benci.

Jadi, sedangkan, anda, membuat, mati, janji, yang, di ingkari, lebih-lebih, seperti, penghianat, manusia, pengecut, tikus, perempuan.

Silakan susun sendiri apabila anda berada pada posisi saya apa yang akan anda lakukan dan anda tidak lakukan?

Selamat berpikir, merasa dan menjalankan.

Saya berdoa untukmu, untuknya, semua....

Tindakan, apa, bodoh, tolol, pengecut, main, perempuan, sok, ingin, munafik, baik, terlihat, keong, bodoh!



Jumat, 04 Juni 2010

Kamis, 03 Juni 2010

Dedicated to: Handi Jambronk. Seandainya kau Tahu....

Seharusnya posting ini dilakukan beberapa minggu yg lalu.

Sengaja gue engga muter lagu seize the day yg katanya lagu lo bgt bwt gue. Gue bakal nangis kalo denger lagu itu lagi spertinya…


Hari ini gue merasa lebih baik dr hari2 kemaren. Jauh lebih baik dr hari kenaikan Isa Almasih itu. Tepat jam 10.30 albab yg ada di sebelah gue dapet kabar dr tante lo, Bujing, kita syok bgt! Sampe gue gamau apa2 sendirian. Gue skrg udah bisa cerita, setelah sekian hari gue diem, kayak orang kesambet!

Kemaren, 24 jam setelah gue dapet kabar lo udah gada, gue pergi ke kamar mandi niat kuliah volkanologi yang mulai 09.30.. tapi gue baru mandi jam segitu. Gue ma temen balik dr nganter lo pulang(ke Allah) dengen pandangan dan tujuan kosong. Gue emang ga minat kuliah bgt saat itu. But I try, so I go to bath with my cussons baby soap and shampoo in my left hand. So I open the door with my right, closed it, lock it and take my cloth away. I get my toothbrush and my (I thought) toothpaste, so I laying it onto my toothbrush, then I smell it close to my nose. It wasn’t my peps*dent toothpaste, it was my shampoo! I am so lucky I just took it away almost my teeth! Oh God… I am upset for a second, but in my very soul, I am up. (Albab waiting outside…)

Setelah kejadian odol yang berganti shampoo itu gue berpikir gamungkin gue bisa nahan nangis ketemu anak2 07 lain di kampus. Gamau gue nangis lagi, meskipun itu yg gue bener2 butuh buat ngelepasin semua. Seandainya lo tau, Bronx…. Gue syok bgt waktu itu. Pikiran gue ngelayang, kemana, ga jelas! Semua memori saat gue pertama ketemu lo, saat lo dan gue di jailin anak2 seangkatan sok2 dijodoin ma komting, waktu lo nganter gue(maksa nganter gue) ke demak buat baksos ma anak2 Keluarga Mhs Sunda… semua semua semua semua! SEMUA! Rasa bersalah gue (mungkin albab juga) ke elo, gue sempet ngacuhin lo dan lbh memilih albab buat jadi cowok gue. SEMUA SEMUA SEMUA!!!!!!!
(Anj**g!)

(Mungkin ada sedikit perasaan nyesel dalam diri gue waktu itu) Sepanjang jalan ke Klaten waktu itu, gue gabs berhenti sedikitpun mikirin elo. Berharap Bujing atau Tante nelepon ngabarin bahwa elo mati suri dan darah elo udah seribuan dan boleh keluar riim! Oh God….
(Dan itu bener2 cuma khayalan)
Dan gue cuma bisa meratapi temen2 kita ricuh, ngeributin jalan menuju rumah persemayaman lo!
RSCM-Klaten elo tempuh dengan tenang. Kita, semarang-klaten dengan rasa campur aduk. Dan harapan kita satu2 nya saat itu adalah: Ngeliat lo buat terahir kali. Udah.

Terahir kali gue ngeliat lo, lo masih smpet ketawa dan curhat ma gue… di motor pas kita mau analisis kerakal di kali ngribik. Lo bilang darah kotor lo tambah banyak, kemaren malem lemes bgt, dan lo periksa darah yg hasilnya gue ga gtu ngerti… lo masih sempet ngambilin compass elo buat kita pinjem, dan ternyata gak jadi kepake… elo nganter gue balik, dan gue bilang “semoga ga knp2 ya Bronx… ati2!” dan elo pulang…. (Selamanya!)

Bronx, gmn kabar lo? Sehat?
Guenya sih sehat na, darah gue yg knp2..
Iye udah, elo yg ptg konsen ama pngobatan lo. Gausah mikir macem2 dlu Bronx… Kuliah ma masi bnyak waktu, yah?
Iye na. Thx…

God! Abis itu gue berapa hari gek ngehubungin lo… gue sempet ngabarin ma anak2, minta doain elo biar ga knp2…
Sampe gue nanya elo lg waktu itu…

Bronx, py kabarmu?

Dan elo bilang palingan 2 minggu lagi. (2 minggu lagi dan gue lega!) Lo tanya gue kapan jadwal ujian… gak gue bales. Sorry Bronx, (gue emang jahat) gue gamau lo mikirin kuliah terus…
I wish….


13 Mei 2010. 09.30 Kontrakan eko, bersama albab dan sita…

“Sit, tau enggak. Aku sama mas albab besok kalo udah keluarga, mau bikin perkebunan buah ama sayur yg 100% organik, gapake pupuk kimia atau pestisida, pokoknya organik! Terus, kita mau bikin peternakan yg gedeee bgt, organik jg! Kita manfaatin tuh ilmu geologi kita biar tanah subur tanpa pestisida dan pupuk kimia! Gmn sit, mnurutmu? Ada ide?”

“wah mbak, kalo peternakan sulit mau 100% organic. (Kemudia sita menjelaskan panjang lebar ttg ilmu ke’peternakan’nya itu. Gue, mas albab dan eko Cuma angguk2 aja…

Gue:
“Mas, wah enak nih kita moyan gini. (eko gak ngerti apa itu moyan, dan moyan tiu berjemur di sinar matahari sebelum jam 10.00) harusnya jambronx juga disuruh beginian nih mas, biar sum2 tulang belakangnya kuat!”
Sita:
“Emang masih bisa ya, mbak?”
(Gue gak ngerti maksudnya apa.) “Kan temenku sakit leukemia sit, nah pertumbuhan sum2 tulang belakangnya kan lagi di percepat pake hormone apaaa gitu yaaa?” (Sok tau gue!)
Dan abis itu albab dan eko bilang gue gak nyambung. Okelah, gue gak tau juga. Lupa!

Mungkin abis itu albab inget mau ngejarkom ke semua angkatan buat ngedoain jambronx dan minta dukungan moril… Udah gitu langsung tuh albab sms komting2 angkatan…
Sita pulang sekitar jam 10.00 dianter eko ke travelnya. Gue dan albab pamit ke adit dan segera pergi suntik. Ditempat Bu datin, sekitar 10.30…………………………………………………………….. (Sensor)


Kampus…
Mata gue merah, udah bengkak walopun baru nagis (gue pikir) Cuma setetes doang! Yg cowok2 pada tenang di banding gue dan mbak dian… gue ketemu mbak dian yg matanya udah sama merahnya ama gue, sebelumnya gue nyalamin kajur gue dulu. Gue hampirin mbak dian, dan tangisan itu pecah di antara kita berdua. Sambil pelukan, erat bgt kita sesenggukan. Dan gue gabs jelasin perasaan gue saat itu. Kacau!


Kacau.


Yg terpikir oleh gue saat itu adalah.
Kalo aja waktu itu gue terima lo. Kalo aja gue bisa ngerusuhin lo buar ga begadang dan telat makan. Kalo aja... Kalo aja... Kalo aja!




Maafin gue bronk.
Surat cinta elo buat gue udah gue figura. Thanks by the way, udah ngejadiin gue cewek pertama yg lo taksir di bangku kuliah. Udah perhatian bgt ama gue yg sering pusing gajelas... Thanks thanks thanks. Makasih....