Selasa, 27 April 2010

Oh... So SOrry...


Catatan di Pagi Hari Saat Kamu Tengah Sibuk
Katamu tulisan itu kokoh, tajam, jujur dan realistis, dan saya memulai ini dengan cara saya sendiri : Bismillahrrahmaanirrahim…
Saya tak pernah tahu tulisan yang saya buat sudah mencerminkan itu semua atau belum, karena biar saja orang lain yang menilai, dan biarkanlah saya menulis dengan otak saya, membahasakan hati dengan jari jemari, meskipun kelak akan ada cercaan akan tulisan saya. Dan kalaulah boleh tulisan saya dianggap sebagai cerminan isi otak saya, kecerdasan intelegensia dan kalau boleh juga ditambah kecerdasan emosi, saya persilakan. Yah, saya yang masih butuh banyak bahan bacaan bermutu! J
Hanya saja saya berkata padamu, kamu adalah penulis nomer satu buat saya! Nomer satu setengah untuk mbak Dewi Lestari. Pagi ini saya mulai dengan MAAF. Maaf untuk badai hati semalam, saya hanya kaget dan belum terlalu terbiasa dengan kamu yang sibuk. Yah, kamu benar seribu persen, kalau saya harus melihatnya dengan mata kepala saya sendiri! sama seribu persennya saya mempercayai kamu dan percaya sama diri saya sendiri kalau saya bisa kamu andalkan. Semua kembali kepada cara… dan hanya masalah cara, dan malam tadi saya terbatasi oleh ruang gerak…
MAAF…
Saya memulai itu semua dengan maaf, karena kata-kata itulah yang ~semoga~ membuatmu luluh, yang kamu mengajarkan kepada saya agar memegang kata-kata sakral itu “MAAF” dan “TERIMA KASIH” yang seperti kamu bilang “MAAF” tidak equal dengan “SORRY” dan “TERIMA KASIH” tidak equal dengan “THANKS”.
Meskipun pagi ini mendung tipis, meskipun pagi ini kamu menikmati segelas susu cokelat panas sendirian dan sarapan sendirian karena saya puasa, saya akan menemani kamu hingga tiba waktunya saya pulang.
Sebisa saya, sebisa kamu juga!
Karena saya percaya, akan ada waktu dimana kita akan menikmati semuanya bersama! Eksklusif!, karena saya percaya, apa yang kamu lakukan sekarang pastinya akan berarti dimasa depan, karena kamu, saya, tengah menciptakan sejarah!

Biarkan semuanya kembali mengalir seperti air tenang, kembali membuat laminasi nan cantik. Biarkan semua batas-batas itu kembali tak berbentuk! Sehingga tidak ada kata mentok! Kalaupun mentok kita hanya perlu mendorongnya jauh-jauh agar kembali tidak ada kata mentok! Tapi jangan lupakan kalau batas itu ada, batas itu adalah kontrol diri agar kamu tidak lupa akan hal di sekitarmu.
Biarkan semuanya teduh seperti mendung pagi ini, menikmati damai tanpa harus berpayung diri, dan aku TIDAK AKAN BOSAN untuk kamu sayangi, juga TIDAK AKAN BOSAN untuk menyayangi kamu.
Bersyukur kamu ada, bersyukur bisa melihat senyummu, rambut basahmu, tangan hangat yang menggenggam tanganku yang dingin. Bersyukur kamu adalah milik saya yang spesial dan berada disamping saya.!
Kita adalah pasangan juara!!

Dan yang terus terucap adalah sebait doa selepas tahiyyat akhir saya. Lindungi kami, ampuni dosa kami, ridhoi kami, bimbing terus langkah kami, kuatkan kami, dan jagalah kami Ya Rabb…
Karena takbirku, ruku’ dan i’tidalku, sujud dan dudukku, tahiyyat hingga salamku, serta shaum dan ayat-ayat yang saya baca hanya semata mengharap ridho dari-Mu, agar dilapangkan jalanku menggapai segala yang menjadi ketetapan-Mu dari apa yang saya cita-citakan.
Karena saya yang tidak mengetahui dan Engkaulah Yang Maha Mengetahui dan Berkuasa Akan Segala Sesuatu…

Kamu, sayangku, Helnaria…
Jagalah selalu diri dan hatimu, disini ada orang yang sedang berusaha untuk memenuhi ketetapan yang kita cita-citakan! Saya tidak ingin menjadi orang yang mengecewakanmu.
Saya ingin, saya, kamu, kita, akan menjadi baik pada nantinya, bukan hanya untuk kita saja, melainkan juga untuk semua orang. Sisanya terangkum pada pesan yang saya kirimkan untuk kamu pagi tadi.

Insya Allah…

Semarang, Nirwanasari 24, 8.16, 280110…
I LOVE YOU, TEH…


Sorry banget saya baru baca tadi. ???
^^ 

PORNOGRAFI hanya masalah OTAK!

Iya, PORNOGRAFI hanya masalah OTAK!
Dan saya sangat setuju dengan tulisan 'bomb' yang saya baca tadi pagi di pelataran parkir polines. Jadi kepikiran kata-kata yang dulu pernah saya denger:

"Bayangin aja kalo pornografi dijadikan alasan agama, atau ras, atau seni?"
Bisa liat aja kejadiannya 3-5 tahun yang lalu.

"Ya, bayangin lagi aja kalo elo lagi mau jalan ke kampus terus ngeliat kucing lagi kawin terus sekonyong-konyong elo horny. Yg salah kucingnya ataw elo sendiri?"
Itu yang saya denger bbrp tahun lalu.

"Emang bener itu masalah OTAK aja!"
Itu yang saya simpulkan tadi pagi. Dan saya enggan menjelaskannya kenapa. Entah gatau, entah emang saya lagi banyak pikiran. Mikirin laporan, laporan , laporan lagi, terus laporan!

Akankah saya bisa melalui smester4 ini dg kuat?!

Jumat, 23 April 2010

Pernahkah kalian googling materi kuliah dan mendapati materi yang kamu cari berada di "Geografi untuk Kelas 1 SD"

SAYA PERNAH!
TADI PAGI...! Dan itu bertepatan dengan kedatangan lawatan SD negeri "apa ya?" ke gedung T.Geologi Undip untuk studitour mata pelajaran (bukan mata kuliah) IPA! Mineral dan batuan! Bah!

Dan ketika googling itu menunjukan "sedimentasi kalimantan" sebagai tulisan yang di bold, dengan gembira ria saya klik itu pdf. Dan jeng jeng.....

(Entah kalian yang baca pada biasa aja, tapi saya bener2 kaget setengah mati. KAGET.)


Buku: Geografi
Kelas: 1 (Satu)
SD Negeri "apapun"


Masak pelajaran kuliah gue disamain sama anak kelas 1 SD????
What the f***!

Duh, adek2ku yang pinter...
Ngomong-ngomong kalian tau gak kalo akuarium di obok2 itu bisa bikin ikannya mabok?
Atau tau gak, bintang-bintang itu ada yang namanya canopus, capella dan vega?
Tau gak kalo kamu melihat segalanya lebih dekat maka kamu akan bisa menilai dengan lebih bijaksana?
Seperti lagu2 yang dinyanyikan saya dan kakak2 kalian waktu kami seumur kalian. Argh!


Selasa, 20 April 2010

Kan ga tau!

Salah-salah saya lagi yang merasa bersalah.
Emang susah ya jadi contoh...
Seperti kata eko bilang waktu saya dibonceng rapat Harbum kemaren:

Eko: Susah ya mbak, jadi orang besar itu. Harus memberi contoh dan menyontohkan yg baik2.
Helna: hehehehe. Maksudmu?
Eko: Yo susah, dulu waktu belum adek 2009 dateng kok kayake enak ngeliat kakak2 2007 pada gitu sama kita 2008... sekarang yo susah.
Helna: Oh maksudmu gitu. Iya, emang...

Terus lagi dilema asisten yg dia alami.
Waktu itu saya, eko dan adit lagi jalan bareng seusai kuliah. Eko bilang:
E: Mba, nanti rapat harbum jam4, bisa dateng rak? Aku meh balik, ngeprint laporan.
A: Iya mbak...
H: Yo, aku tau kowe mau ngerjain to, bukan mau ngeprint to?
E dan A: Ya kan bar dikerjake kan diprint mbak. Piye dateng ya?
H: Iyo, iyo.
E: Sekarang aku ngerti dit, kenapa mas opaey kemarin pas semester 2 gak mau ngasisteni kita.
A: Iya ko. emang repot owg.
H: Hah. maksute?
E: Iya mbak, kemaren pas smester 2 kan mas opaey gag jadi asisten, itu berarti kan pas mas opaey semester 4 kayak kita. Emang memakan waktu owg mbak jadi asisten di smester 4...
H: ooooh...

Dasar adek2ku yang pinterrrr....
Semoga kalian jadi asisten mineralogi yang wise ya!

Ataukah saya yang berlebihan menilai segala sesuatu?

Apakah segala sesuatu itu harus dinilai dan dihargai sesuai bandroll-nya?

Jika sesuatu terjadi pada banyak mausia yang saya kenal, pada teman2 yang saya cintai, apakah saya harus menganggap itu biasa saja, basi, dan normal, padahal perubahan itu merugikan banyak orang?
Apakah yang saya harus lakukan hanya memandang semuanya dari sudut itu? Sudut 'tidak tahu apa-apa' dan sudut 'terserah mereka' dan go away from that case?
Itu bukan saya banget!
Mohon maaf, barangkali memang saya salah.
Dan saya seperti kalian, tetap manusia yang punya inferiority. So, I ask for your wisdom as our 'great' tutor. Can you speak wise, and don't ever mean that we are children? We have to learn from you. Your majesty?! Oh no, that was suck! You just know earlier, so that doesn't mean that you know all things, or you know more than we!  Just wise friend. Kalian berpikir dan berperilaku bijak, kami ikhlas.

Ada kalanya...

Adakalanya seseorang seperti saya ini merasa sangat lemah. Sangat lelah dan tak kuasa lagi menghandel semuanya sendiri.
Pada hari itu saya bener2 capek ketika mamah telepon untuk mengabari bahwa sepupu saya yang paling tua akan segera menikah. MENIKAH. Di jakarta dan beliau akan pergi ke sana dengan bude.
Awh. "Kamu kapan UTSnya? Perlu ditemenin mama ga?"
(HAhahahaha)

Dan 2 hari yang lalu mamah dateng dijemput albab. Setelah si mamah telat turun sampe kelebihan jauh banget ke Bale Diponegoro!
Argh. dasar Mamah!

Adakalanya lagi nih.
Saya ngerasa bahwa saya benar-benar dikelilingi oleh orang-orang (cowok) ganteng!
Iya... Saya telat nyadar kayaknya ya, klao ternyata anak-anak geologi undip ajaaa.... Pada ganteng2! hihihihihi
jijik!
Sempet bebrapa hari yang lalu saya ngerasa kalo lutfi 2007 itu ganteng juga ya...?
Atau Pak temon.... Dia juga ganteng!
Aau anak 2009 deh. Meskipun berondong, tapi.... Oke lah. Saya nyerah. Gila mereka tuh keren2 tau. walopun ga sampe 10% yang keren. Tapi yaaa... Lumayan. Peningkatan. Daripada 2007, mana yang ganteng? Cuma lutfi ama beler tok!
Itu baru yang di lingkungan kampus, yang sering ketemu krn masi kuliah. Angkatan2 atas. Emh. Jangan ditanya! Itu mah kecengan gue semua! Hahahahaha.

Pernah suatu hari gini:
(A adalah adik kelas, dan B adalah saya)

A: Mbak hel, ngomong2 mas tyo itu gateng ya?!
B: (Whattt the f***?) Hha?
A: Iya mbak... Tinggi, item manis, charming gitu deh..
B: Oooh. Kahim Geodet? (Huuum iya iya iya bener bgt!)
A: Iya, mbak suka ketemu kan kalo ada acara2 fakultas?
B: iya... Hahahahyooow suka ya?
A: Iya mbak. Manis!
B: (Pradana, kahim elektro juga ganteng tauk!) Mas pradana 08, yang kahim elektro juga ganteng...
A: Gantengan mas tyo ama mas bangkit mbak hel.
Kemudian albab dateng.
Albab: Pradana kan adik kelasku sma 3 dulu.
A dan B: (Asem gosip kita kedengeran mas albab) hehehehe!

Senin, 12 April 2010

sebelum SS..

Maksain buat blogging di saat gatau mesti blogging atau belajar sebelum praktikum...

Hari sabtu kemaren itu praktikum lapangan sedimen&strati yang ke(dua apa tiga ya?) saking sering ke lapangannya smester ini. iiih... Ganyangka smester emapt sangat melelahkan!
Dan hari itu, untuk pertama kalinya lagi saya mendengar "Na, susur sungai lagi?"
Oh.My.God!
Terahir kali saya susur sungai adalah sebelum saya kambuh dan libur 1 tahun gara2 paru2 saya yg kotor itu! 5 jam susur sungai selama tiga hari berturut-turut! dan itu adalah mapping geomorfo yg terindah!
(Asem abis itu saya gabs mapping praktikum2 lain!) Walaupun kemaren Geostruk juga bagus2.

Okey, dan hari minggunya diteruskan dengan simposium. Apakah itu simposium?
Simposium kelembagaan FT Undip, pertama kali dalam sejarah FT mengadakan simposium untuk merumuskan visi besar kelembagaan se-FT undip lima tahun ke depan!
Akhirnya (ehm... dr embrio2 kalimatku! pedeeee) visi besar kelembagaan mahasiswa se-Fakultas Teknik:

"Menuju Fakultas Teknik 2015 sebagai Fakultas Riset, bersatu membangun Sumber Daya Manusia dengan mengedepankan nilai religius untuk mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi."

Dan sampailah jam 9.00 malem sya dirumah. Dengan tekak yang sakit tanda2 radang tenggorokan saya kambuh. Oooh...

Jumat, 09 April 2010

Haha hihi.

Bledug tuh si popaey! Lewatin gue haha hihi doang!
Awas lo!

Hahahihi yg laen hari ini.
Saya sarapan dengan 3 rb rupiah...
Dapet nasigoreng lumayan enak+donat cokelat! What a lucky!

Hahahihi lagi.
Semalem saya ketiduran, nyenyaaaakk bgt! Ampe gatau kalo ujan deres bergeludug-geludug. Dan yg seharusnya saya buat laporan perto, ga samasekali. Padahal hari ini acc terakhir!
Crap.
Tapiiii.... Santai rak wis! Santai kaya di Pantai.

satu lagi nih hahahihi...
Kayaknya GI gamasuk lagi deh. Buset... Satu kali pertemuan langsung UTS. Yah, beginilah nasib mahasiswa yg dosennya praktisi. gapenah masuk kuliah, tau2 besok di telepon diminta jadi asisten geologist di proyeknya! W.O.W! Seperti Omjo. Kemaren pas kuliah SS sama P.Hadi, dia cerita ttg Omjo! Keren bgt om!
Papua, proyek bendungan, yg seharusnya geologistnya p.Hadi (yg udah malang-melintang di dunia per-geologi-an 25 tahun) krn beliau gabs terbang ke papua krn ngurusi mahasiswa yg TA, jadilah omjo yg dikirim. "Dengan modal percaya saja. Karena kalo saya sudah percaya, saya rekomendasikan, saya ga akan main2 mbak, mas.Saya ga melihat dari nilai, kalo saya percaya, ya sudah." Oh oh oh.
Salut buat pendiri-pendiri jurusan geologi di Undip! Dan Pak. Dwi, kajur nomer satu, JUARA satu di dunia... Yang walopun sudah sepuh masih aja mikirin proyek bengawan solo buat pertamina, yang pertamina mau ngasih gedung baru buat kita... Well, mereka itu pahlawan, buat saya. Saya tidak besar krn nama Undip (dan memang Undip namanya ga sebesar ITB atau Unpad) tapi dengan mereka, saya merasa dibesarkan. Dengan kemandirian, ditengah fasilitas yang terbatas. Dengan kesabaran, dimana jurusan-jurusan lain lebih di'sayang' birokrasi. Ya, mereka mendidik. Dan saya bersyukur, akhirnya, saya di sini, kuliah di UNDIP, walaupun dulu saya masih malu-malu mengakui. Tapi dengan lega sekarang, saya bisa bilang kalo saya BANGGA!

Senin, 05 April 2010

Kamu atau saya, siapa saja..

Saya, kamu, atau siapa saja.
Memang tidak tahu. Dan mungkin memang tidak akan tahu.

Saya teramat jauh untuk kamu sentuh.
Karena... Saya invisible.
Saya tidak mau tersentuh. Kamu.
Oleh kamu yang selalu menganggapku 'harta'
Ooh God. Apa-apaan ini?
Sebelumnya saya tidak pernah mengalami saya di 'amat penting' kan.
Dan saya, merasa tidak nyaman untuk itu.

Saya, kamu dan siapa saja. Dan siapa saja...
Saya masih berharap menemukan kenyamanan itu lagi.
Rasa dag dig dug setiap saya bangun pagi.
Rasa meringing dan mual setiap saat berjumpa kamu. Ya,
Seperti orang yang setiap hari jatuh cinta.

Marah.

Saya marah sama kamu.
Sama semua orang.
Sama SEMUA ORANG.

Bisa2nya ngejek orang seenak jidat. anpa minta maaf!
Siapa bilang karma. Kamu!
Sori aja saya gapercaya KARMA.
Kamu BERENGSEK.
"Tserah lo aja deh."

Kamu Janji dan tidak kamu tepati.
Bukan kesempatan kedua jika kamu mendapatkannya ratusan kali.
Sorry, I dont ever mean that!
F*ck you!

Dan kamu yg suka ngerepotin orang seenaknya.
Bangunlah! Dunia itu luas. Dan kamu melihatnya sangat sempit!